Thank You!

January 1, 2009 at 10:28 am | In hidup, manusia, pendapatku | 11 Comments

Saya cenderung punya pandangan yang berbeda dengan kebanyakan orang, lalu apakah itu berarti saya tidak normal? Tentu saja tidak! Itu menurut saya, saya hanya berbeda, ya hanya berbeda!

Ucapan “selamat tahun baru” atau “selamat ulang tahun” atau ucapan-ucapan yang sejenis bagi saya hanyalah basa-basi! Saya tidak pernah mengucapkannya kepada seseorang, namun bila yang bersangkutan memberikan ucapan terlebih dahulu, saya juga akan mengucapkannya sebagai ucapan balasan. Ironis kan?

Entahlah, menurut saya hal itu tidak perlu, apalagi untuk merayakannya.

Saya memang berbeda, dan hal itu tidak merugikan siapapun, tidak menyakiti siapapun.

Atau bila seandainya saya menjadi seorang ibu sebelum [tanpa] menikah itupun tidaklah aneh, hanya saja berbeda! Seorang ibu tetap saja harus mengandung selama 9 bulan, menyusui, merawat, dan melindungi anaknya.

Tetapi siapakah yang mengerti tentang perbedaan?? Perbedaan adalah dosa menurut kebanyakan orang. Maka sebaiknya dihindari dan dihukum!

Selain perbedaan siapa juga yang mengerti tentang “serakah”? Menurutku berpikir memiliki sepenuhnya gaji bulanan sendiri adalah sikap serakah, apalagi sampai membayangkan ingin menggunakan [utang] uang teman!

Dan satu lagi sebuah cerita murahan tentang keadilan. Menurutku yang berpotensi besar menindas sesamanya adalah pemalas! Bila kau bersama dengan seoarang pemalas dan bekerja sangat lambat pula, maka bersiaplah untuk ditindas, karena semua sisa pekerjaan yang belum terselesaikan akan menjadi tanggung jawabmu! Dan keesokkan harinya pemalas yang sangat lambat pula itu akan merasa telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, walau entah sadar atau tidak dia telah merenggut sebagian waktu senggang rekan kerjanya sehingga rekan kerjanya harus kehilangan waktu untuk membaca buku dan membaca beberapa entri baru di blogsphare. Yang seperti ini sialan kan?!

Ah, Thank You!

Ps: Judul posting ini saya comot dari jdul film korea yang saya tonton beberapa hari yang lalu. Tentang anak umur 7 tahun yang terkena AIDS karena transfusi darah.

11 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Seperti biasa, post khas Mbak Peristiwa. :D

    You’re welcome, deh. :mrgreen:

  2. iya…, mbak hanya “sedikit berbeda” aja kok :-P

  3. @ pak gentole
    khas gimana, pak? khas bau sampah darah ya?
    .
    @ Lumiere
    yah, sudah sedikit berbeda, masih pake tanda petik, berarti sangat berbeda ya? :-)

  4. Yupe.. Berbeda!!!
    Jadi inget motto hidupku waktu umur belasan ; kalaupun saya tak lebih baik, setidaknya saya berbeda!!
    Ah, sedaaaaapp!!

  5. Saya juga ‘berbeda’ dari kebanyakan orang senegara, dan ‘makin menyolok’ saat ada krisis Gaza akhir2 ini.. :mrgreen:

  6. @ atasnya atas dan atas
    tapi kalau dipikir-pikir batas antara beda dan tidak normal itu sangat mengerikan.. :mrgreen:

  7. ah, pertama -tama, salam kenal dulu ya mbak.
    klo berbeda, itu menurut saya jg ga selalu berarti ‘ga normal’.
    gini aja, biasanya merasa ‘tidak normal’ itu kadang hanyalah stimulasi/ sugesti dari pikiran kita aja. Kalo kita sadar bahwa kita berbeda dari kebanyakan orang, lalu orang lain biasanya mengganggap itu ga normal, maka biasanya secara tak sadar kita berpikir ‘berarti saya ga normal’.
    nah, itu kan berarti kita mensugesti diri sendiri, seningga orang lain pun ya mengganggap kita demikian.

    saya pikir, apapun yang kita pilih-krn kita sudah dewasa, kita harus bertanggung jawab dengan pilihan2 tsb.

  8. @ isma
    salam kenal juga :-)
    iya, kan sudah saya tuliskan bahwa saya hanya berbeda :-)

  9. Kecenderungan manusia, mengangap orang yang tidak se-ide atau yang tdk menunjukkan persamaan sbg musuh…
    Menjadi berbeda berarti hrs siap menjadi sasaran tatapan mata curiga…

  10. Berbeda itu perlu, karena Tuhan saja menyukai berbedaan, makanya seluruh manusia nggak ada yang sama, kembar identik sekalipun.
    Dan dengan berbeda kita bisa saling melengkapi, iya kan :mrgreen:
    *pembelaan diri mode OFF*
    .
    Karena saya juga “berbeda” dari teman-teman saya dan sering dianggap aneh :mrgreen:

  11. @tengkuputeh

    Menjadi berbeda berarti hrs siap menjadi sasaran tatapan mata curiga…

    saya sependapat.. :-)

    @Rukia
    kalau tentang Tuhan suka atau tidak perbedaan saya tidak tau :mrgreen:
    dan kita senasib sepertinya :-)


Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.