Surat Untuk Sang Penguasa
November 2, 2008 at 8:09 am | In Uncategorized | 16 CommentsBismillah…
Tuhan yang baik, lagi ngapain?
Kau tahu kan aku ingin sekali bertanya tentang banyak hal kepadaMU. Dunia ini seolah sudah tak nyaman lagi untuk dihuni. Apakah Kau nyaman di tempatMU?
Kau di mana?
Tuhan, Kau tau juga kan bahwa akhir-akhir ini aku kurang begitu mesra padaMu, karena sesungguhnya aku… ah entahlah.. ampuni aku Tuhan..
Ya Allah, Ya Tuhanku, orang yang telah memecundangi aku, ingkar janji, berkhianat. Kulihat mereka tetap baik-baik saja.
Maka dari itu ya Tuhanku, aku juga ingin mencoba mengingkari ucapanku. Tetapi Kau tau, aku sulit sekali melakukannya..
Ya Tuhan, ternyata memutuskan sesuatu itu tidak mudah, berbuat baik itu tidak mudah.
Belakangan ini ya Tuhan, aku muak dengan banyak hal, segala sesuatu terasa hambar.. Entahlah..
Tuhan Yang Baik..
Aku Engkau ciptakan, Engkau hidupkan, Engkau matikan, dan akhirnya apalagi..?? NERAKA atau SURGA?? Permainan apa pula ini..
*lagi menyelesaikan membaca Tetralogi Buru bagian ketiga “Jejak Langkah”, salah satu cara mensiasati kengerian hidup ini.. *
Kelemahan Harimau
August 6, 2008 at 11:42 am | In Uncategorized | Leave a CommentAnda takut harimau? Saya tidak. Maksud saya tidak berani
. Binatang ini saat kecil sangat lucu, meloncat-loncat saat bermain, berguling-guling, bentuknya yang mirip dengan kucing, menambah rasa gemas dan ingin bermain saja dengannya.
Namun bila umurnya telah menginjak 3 atau 4 bulan tentu bukan gemas lagi yang akan muncul. Meski begitu sebenarnya binatang ini bisa juga akrab dengan manusia, tentu saja bila manusia tidak menyakitinya. Yah, manusia pun juga bisa saja buas bak harimau bila disakiti sesamanya.
Bila anda kebetulan bertemu harimau, di hutan, di kebun binatang, atau entah di mana saja, dan tiba-tiba harimau itu ingin menyerang anda, maka jangan sekali-kali anda memanjat atau naik ke tempat yang lebih tinggi dari dia. Karena naluri keliarannya akan muncul bila ada mangsa yang berada di ketinggian. Tetapi kalau anda bisa memanjat sampai ketinggian sepuluh meter dan lebih, mungkin saja dia tidak sanggup mengejar *yang ini saya tidak menjamin
*. Tetapi jangan kawatir, bila benar-benar dia sudah berada di depan anda dan siap menerkam, masih ada ajian yang ampuh untuk megusirnya. Apa itu? Hehehehe..rahasia…!!
Anda tidak akan menyangka apa yang membuat harimau menjauhi anda bila dia ingin menyerang sekalipun. Ajian itu adalah PAYUNG! Iya, payung. Anehkan, harimau takut dengan payung. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, dia akan menjauhi tempat yang ada payung, tentu saja payung yang terbuka dan lebih baik lagi payung yang lebar (seperti yang di pantai itu misalnya).
Dan kalau harimau sudah benar-benar mengigit anda maka jangan coba-coba menariknya, karena semakin anda menarik dari gigitannya, dia akan semakin memperkuat gigitanya. Sebaiknya yang anda lakukan adalah mencarikan sesuatu untuk mengantikan bagian dari tubuh anda yang digigitnya. Caranya? Ya itu menguji kecerdikan anda!!
Oya, anda jangan perlihatkan bila anda takut pada dia, usahakan bersikap lebih rilex, dan seandainya anda tidak takut meyentuhnya, elus-elus dia seolah-olah anda adalah temannya. Karena ya, begitulah harimau yang ada sedikit miripnya dengan perempuan.
Bagaiman? Anda masih takut pada harimau?
*Posting ini adalah cacatan saya setelah datang kesarang harimau
*
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.